Selasa, 03 Mei 2011

Database

·         Pengertian Database
            Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.
            Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.
            Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
            Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.

·         Perangkat lunak basis data
                        Perangkat lunak basis data yang banyak digunakan dalam pemrograman dan          merupakan perangkat basis data aras tinggi (high level):
v  Oracle
v  Sybase
v  XBase
v  MySQL
v  FoxPro
v  Arago
v  Force
v  dbFast
v  dbXL

                        Selain perangkat lunak di atas, terdapat juga perangkat lunak pemrograman basis   data aras rendah (low level), diantaranya:

·         Contoh-contoh Database

v  PHI-Minimart
"PHI-Minimart" adalah contoh database retailer fiktif bernama PHI-Minimart. Diasumsikan PHI-Minimart ini memiliki jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia. Versi 0.1 PHI-Minimart dirilis pada tanggal 2 February 2009. Pada versi ini fokus contoh data adalah pada modul penjualan sangat sederhana, namun demikian dapat digunakan untuk melihat data dalam berbagai dimensi yaitu :
  • dimensi waktu
  • cabang
  • karyawan
  • produk
http://lh6.ggpht.com/_ofnZnO0EGzU/SY7XH87I1jI/AAAAAAAABEY/njeGyBpLMdU/s1600/phi_minimart_logo.png
Download file script untuk PHI-Minimart disini. Project hosting database ini ada di alamat http://code.google.com/p/contoh-database. Sedangkan folder svn melalui HTTP dapat diakses di http://contoh-database.googlecode.com/svn/.
v  Coming Soon : PHI-Electronic
"PHI-Electronic" adalah contoh database berisi transaksi suatu toko electronic bernama PHI-Electronic yang memiliki pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia dan menjual berbagai produk electronic seperti pendingin ruangan, mesin cuci, dan-lain.
Contoh ini memiliki table-table yang lebih kompleks dibandingkan dengan PHI-Minimart.
Silahkan lihat roadmapnya di halaman wiki "PHI-Electronic"
http://lh6.ggpht.com/_8On03AA7WEA/TGE5yMksWUI/AAAAAAAAAA0/cVipMFyUWSg/s800/phi-electronic-logo.png

Rabu, 09 Maret 2011

PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PSIKOLOGIS MANUSIA

·         Pengaruh Teknologi Informasi dalam psikologis Manusia
                                Seiring dengan kemajuan zaman dan perkembangan teknologi, tak dapat                 dipungkiri bahwa media komunikasi berteknologi saat ini sangat berkembang dengan pesat. Mungkin perkembangan teknologi komunikasi ini akan lebih cepat daripada perkembangan teknologi transportasi. Sebagai suatu misal, perkembangan HP, internet, televisi dan teknologi komunikasi lainnya akan lebih cepat daripada perkembangan mobil dan lain sebagainya.
                                Selain adanya kelebihan pada teknologi komunikasi (hi-tech communication) yang telah disinggung pada bagian sebelumnya maka sebenarnya terdapat beberapa  dampak psikologis, antaranya;
  1. Individual space meningkat, yaitu meningkatnya ruang invidual karena telah memperoleh informasi melalui media komunikasi yang canggih, misalnya internet. Orang akan lebih menyukai duduk di depan computer yang berinternet daripada bersosialisasi dengan orang lain di dunia nyata. Dengan demikian, social space akan menyempit dan digusur dengan individual space tersebut.
  2. Kecemasan sosial terhadap suatu fenomena meningkat. Dengan adanya media komunikasi yang berteknologi tinggi maka informasi akan lebih cepat menyebar. Contohnya, informasi mengenai wabah flu burung. Sebelum adanya informasi tersebut, orang tidak takut mengkonsumsi unggas. Namun setelah adanya informasi yang menyebar dengan cepat mengenai flu burung maka kecemasan sosial terjadi, yaitu orang merasa takut untuk mengkonsumsi unggas. Begitu juga fenomena tsunami di Aceh, sehingga setiap kali gempa di beberapa daerah, orang akan mencari informasi tentang kemungkinan tsunami. Inilah yang menjadi contoh adanya kepanikan sosial (social anxiety) karena media komunikasi berteknologi tinggi yang membahana.
  3. Kebutuhan komersial masyarakat meningkat; sebagaimana kita ketahui sebelumnya bahwa media komunikasi yang hi-tech akan mempengaruhi minat audience dan mempersuasi audience. Oleh karena itu, hal ini digunakan oleh perusahaan jasa komunikasi dan perusahaan komersial untuk memanfaatkan sifat konsumerisme masyarakat ini.
  4. Kriminalitas meningkat; jika kita melihat tayangan di TV mengenai informasi atau film tentang kriminalitas dengan modus yang canggih maka ini sebenarnya merupakan inspirasi bagi pelaku kejahatan lainnya. Proses meniru tayangan kriminalitas ini yang dikenali sebagai modeling perilaku kejahatan. Apalagi kalau kita mencermati modus operandi kejahatan di dunia maya (internet) yang sedang marak maka seolah-olah mudah sekali melakukan kejahatan yang dibantu dengan media komunikasi berteknologi tinggi. Masih ingat kasus penipuan melalui e-mail, HP dan chatting?
  5. Pemenuhan rasa ingin tahu (need of curiousity); sudah menjadi kodrat manusia diciptakan dengan kekuatan pemikiran yang luar biasa. Pemikiran ini yang dirangsang dengan rasa ingin tahu atau penasaran yang besar. Dengan media komunikasi yang berteknologi tinggi, terjawablah rasa penasaran manusia tentang apapun itu. Semua bisa kita cari di internet dengan menggunakan kata kunci tertentu. Mudah kan?
  6. Tehnologi dapat mengurangi kreativitas; teknologi yang menjadi alat bantu manusia menjanjikan sejuta efisiensi. Oleh karena itu, manusia akan menjadi malas karena kemajuan teknologi tersebut. Sebagai misal, aktivitas copy-paste di mahasiswa akan menjadi budaya plagiat di kemudian hari. Pada akhirnya kreativitas seseorang dapat menurun jika ia tak pandai memanfaatkan teknologi untuk pengembangan dirinya.
Daftar  Pustaka
M. Ghojali Bagus A.P., S.Psi. Buku Ajar Psikologi Komunikasi – Fakultas Psikologi Unair 2010

Senin, 28 Februari 2011

kekurangan dan kelebihan sistem informasi pada sumber daya manusia

Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
Saat ini, perkembangan teknologi di Indonesia semakin berkembang. Hal tersebut dapat dilihat dari semakin banyak manusia yang menggunakan teknologi guna membantu kegiatan sehari-hari. Teknologi tersebut digunakan sekaligus untuk meningkatkan kualitas masing-masing individu dalam menghadapi perkembangan teknologi. Perkembangan tersebut dapat dilihat dari penggunaan alat telekomunikasi hingga kebutuhan rumah tangga.
Teknologi Informasi (TI) atau Information Technology (IT) merupakan bagian dari mata rantai panjang dalam penggunaan istilah dalam dunia Sistem Informasi (SI) atau Information System (IS). Teknologi Informasi merupakan teknologi yang digunakan untuk menyampaikan dan mengolah informasi serta merupakan teknologi yang mudah dipahami oleh masyarakat yang memanfaatkannya. Penggunaan teknologi oleh masyarakat dilakukan guna mengoptimalkan waktu dalam menyelesaikan pekerjaan. Optimalisasi waktu dan biaya merupakan pertimbangan dalam pengambilan keputusan seseorang untuk menggunakan teknologi. Beberapa contoh teknologi informasi yang biasa digunakan oleh masyarakat adalah internet, intranet, e-banking, e-commerce, dan e-business. Contoh tersebut biasa digunakan untuk mendukung kegiatan mereka sehari-hari baik untuk mencari informasi hingga melakukan transaksi. Internet dan teknologi dengan didukung oleh aplikasinya mampu mengubah cara bisnis yang dijalankan oleh para pengusaha serta mendukung dalam proses pengambilan keputusan bisnis. Banyak usaha-usaha saat ini yang dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi internet karena dapat mempermudah kegiatan bisnis dan mengurangi hambatan dalam kegiatan bisnis. Internet dan teknologi serta aplikasi yang terdapat pada internet mampu mengubah cara bisnis serta cara orang bekerja. Sistem informasi yang diberikan oleh teknomogi informasi dapat mendukung proses pembentukan keunggulan kompetitif. Banyak kegiatan bisnis saat ini yang mendukung kegiatan bisnis mereka dengan fasilitas web serta menciptakan aplikasi e-business yang inovatif.
Peningkatan kualitas hidup semakin menuntut manusia untuk melakukan berbagai aktifitas yang dibutuhkan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya. Teknologi Informasi dan Komunikasi yang perkembangannya begitu cepat secara tidak langsung mengharuskan manusia untuk menggunakannya dalam segala aktivitasnya.
Penerapan Teknologi Informasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprice Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan, cara lama kebanyakan.
Internet dan teknologi serta aplikasi terkait lainnya telah mengubah cara bisnis dijalankan dan cara orang bekerja, serta bagaimana sistem informasi mendukung proses pengambilan keputusan bisnis, dan dalam pembentukan keunggulan kompetitif. Banyak bisnis saat ini menggunakan teknologi internet untuk proses bisnis yang dimungkinkan melalui web serta menciptakan aplikasi e-business yang inovatif.
Pendefinisian aplikasi e-business dalam suatu perusahaan memiliki peranan penting dalam pemberdayaan proses bisnis, seperti internet dan jaringan di dalam perusahaan (intranet), dan antara perusahaan dengan mitra dagangnya (ekstranet) telah menjadi infrastruktur teknologi informasi utama yang mendukung aplikasi e-business.
Sistem kerjasama perusahaan melibatkan penggunaan alat-alat software untuk mendukung komunikasi, koordinasi, dan kerjasama antar anggota tim dan kelompok kerja yang membentuk jaringan. Bisnis dapat dapat menggunakan intranet, internet, ekstranet, dan jaringan lainnya untuk mengimplementasikan sistem semacam ini.
Terdapat tiga alasan mendasar unuk semua aplikasi bisnis dalam teknologi informasi. Mereka dapat ditemukan dalam dalam tiga peran penting yang dapat dilakukan sistem informasi untuk sebuah perusahaan bisnis.
  • Mendukung proses dan operasi bisnis.
  • Mendukung pengambilan keputusan para pegawai dan manajernya.
  • Mendukung berbagai strategi untuk keunggulan kompetitif.

Didalam beberapa tahun terakhir ini, peranan sistem informasi dalam perusahaan menjadi semakin penting. Jika pada tahun-tahun sebelumnya peranan sistem informasi bagi perusahaan hanyalah sebagai “back office processing” dengan titik berat pada efisiensi dari berbagai fungsi perusahaan, maka pada beberapa tahun terakhir ini peranannya telah berubah menjadi semacam “Strategic Weapon” yang digunakan perusahaan untuk memenangkan persaingan. Oleh karena itu diperlukan suatu perencanaan strategi untuk melakukan pemilihan sistem dan teknologi informasi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis perusahaan.
Diperlukan suatu kejelian dalam penyusunan perencanaan strategis di tingkat manajemen puncak sebagai persyaratan mutlak dalam menyusun pedoman pengembangan sistem informasi perusahaan yang terintegrasi dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan.
Secara umum dapat diidentifikasikan beberapa permasalahan pokok dalam pengembangan sistem informasi pada perusahaan, yaitu:
  • Peranan Sistem Informasi bagi manajemen
  • Peranan Sistem Informasi bagi kegiatan operasional perusahaan.
  • Infrastruktur jaringan komunikasi data.
  • Infrastruktur Manajemen data.
  • Organisasi dan sumber daya manusia di bidang sistem & teknologi informasi.
  • Infrastruktur Teknologi Informasi
  • Sistem Informasi
  • Manajemen Sumber Daya Informasi.
Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM/HRIS) merupakan sebuah bentuk interseksi/pertemuan antara bidang ilmu manajemen sumber daya manusia (MSDM) dan teknologi informasi. sistem ini menggabungkan MSDM sebagai suatu disiplin yang utamanya mengaplikasikan bidang teknologi informasi ke dalam aktifitas-aktifitas MSDM seperti dalam hal perencanaan, dan menyusun sistem pemrosesan data dalam serangkaian langkah-langkah yang terstandarisasi dan terangkum dalam aplikasi perencanaan sumber daya perusahaan/enterprise resource planning (ERP). SISDM  dapat dikatakan sebagai bentuk implementasi  atau terapan ilmu manajamen  yang secara empiris  meliputi kegiatan praktis planning ,organizing,actualing dan controlling.
Secara keseluruhan sistem ERP bertujuan mengintegrasikan informasi yang diperoleh dari aplikasi-aplikasi yang berbeda ke dalam satu sistem basisdata yang bersifat universal. Kelebihan system informasi sumber daya manusia salah satunya adalah wawancara atau interview pekerjaan yang menggunakan fasilitas internet. Kelebihan wawancara atau interview menggunakan internet adalah sebagai berikut :
1.      Praktis, tidak perlu bertatap muka secara langsung. Cukup dengan membuat janji dam bertatapan di depan komputer yang memiliki jaringan internet, webcam dan software yang mendukung-nya (misalkan: Yahoo messenger dengan feature video call-nya).
2.      Hemat waktu dan biaya bagi penyelenggara interview dan subjek yang ingin interview.
Adapun kekurangan wawancara atau interview menggunakan internet adalah sebagai berikut :
1.      Tidak etis, karena bisa saja orang yang di interview menggunakan kemeja dan jas, tetapi menggunakan celana pendek karena hanya bertatapan muka, tidak seluruh badan.
2.      Bergantung pada koneksi internet, apabila koneksi internet nya tidak cukup kuat, kegiatan interview bisa terhambat.